Senin, 03 Oktober 2016

LAPORAN AKHIR KKN UNIB PERIODE 79 TAHUN 2016_NORA HUTASOIT_D1E013033_ILMU KOMUNIKASI



LAPORAN AKHIR INDIVIDU 
MAHASISWA KKN UNIB PERIODE 79 (KELOMPOK 08)
DI DESA RIMBO RECAP
KECAMATAN CURUP SELATAN












PELATIHAN PEMBUATAN MAJALAH DINDING UNTUK MENINGKATKAN KREATIFITAS DAN MINAT BACA



NAMA : NORA HUTASOIT
NPM      : D1E01033



UNIVERSITAS BENGKULU
 JULI-AGUSTUS 2016

LEMBAR PENGESAHAN
PROGRAM KERJA PERORANGAN KULIAH KERJA NYATA (KKN) UNIVERSITAS BENGKULU PERIODE 79
Judul Kegiatan
:
Kuliah Kerja Nyata
Bidang Kegiatan
:
Pelatihan Majalah Dinding
Sifat Kegiatan
:
Non Fisik dan Fisik
Kelompok Sasaran
:
Siswa Kelas VI
Lokasi Kegiatan
:
SD Muhammadiyah 05 Rimbo Recap
Lembaga Mitra
:
SD Muhammadiyah 05 Rimbo Recap
Pelaksana Kegiatan
:
Nora Hutasoit
NPM
:
D1E013033
No.hp/email
:
085370018460/Hutasoitnora219@gmail.com
Waktu Pelaksanaan
:
11 Juli-31 Agustus 2016
Biaya yang digunakan
:
Rp. 50.000
Sumber Biaya
:
Mahasiswa KKN
Desa Rimbo Recap,   Agustus 2016
Menyetujui
Dosen Pembimbing Lapangan                                   

Dr. Ir. Ridwan Yahya, M.Sc
    196805111993031011
Koordinator Pelaksana



Nora Hutasoit
NPM.D1E013033

Mengetahui,
Kepala Desa Rimbo Recap



RUHIYAT




KATA PENGANTAR
Puji syukur kehadirat Allah SWT yang telah memberikan rahmat dan karunia-Nya, sehingga Penulis dapat menyelesaikan laporan akhir Individu KKN ini hingga selesai. Adapun tujuan dari penulisan laporan ini adalah sebagai salah satu pedoman persyaratan untuk mencapai target akhir dari evaluasi program KKN selama bulan sejak tanggal 01 Juli – 31 Agustus 2016.
Laporan ini disusun berdasarkan pada data-data yang bersumber dari pengamatan langsung maupun diskusi langsung dengan masyarakat desa tersebut.
Pada kesempatan ini saya selaku Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Rimbo Recap Kecamatan Curup Selatan Kabupaten Rejang Lebong dengan segala kerendahan hati menyampaikan penghargaan dan rasa terimakasih yang mendalam kepada :
  1. Bapak Dr. Ridwan Nurazi, SE.,M.Sc Selaku Rektor Universitas Bengkulu
  2. Bapak NH. Jaya Putra, S.Sos, MPSSp Selaku Ketua P3KKN UNIB
  3. Bapak Dr. Ir. Ridwan Yahya, M.Sc Selaku Dosen Pembimbing Lapangan
  4. Bapak Camat Kecamatan Curup Selatan
  5. Bapak Ruhiyat Selaku Kepala Desa Rimbo Recap
  6. Bapak Yudi Irawan Selaku Pjs. Kepala DEsa Rimbo Recap
  7. Orangtua dan keluarga saya yang senantasa mendukung baik dari segi Moril dan Materi.
  8. Rekan rekan kelompok 08 (Edol, Ely,Rahmi,Sendang,Lizza,Lia dan Ria)
  9. Dan semua pihak yang telah membantu sehingga penulisan laporan akhir ini dapat terselesaikan, semoga Tuhan Yang Maha Esa membalas semua kebaikan dan mendapat ridho-Nya. Amin.
Penulis menyadari bahwa dalam penulisan laporan individu ini masih terdapat kesalahan, baik dalam penulisan maupun penyusunan. Untuk itu kritik dan saran sangat penulis harapakan.
Akhirnya Penulis berharap semoga laporan akhir ini dapat berguna dan bermanfaat bagi semua pihak.

                                                                                                  Bengkulu,  September 2016



        Penulis

PELATIHAN PEMBUATAN MAJALAH DINDING UNTUK MENINGKATKAN KREATIFITAS DAN MINAT BACA

Nora Hutasoit

Jurusan Ilmu Komunikasi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Bengkulu
Jalan Raya W.R. Supratman, Kandang Limun, Bengkulu, 38371A

BAB I
PENDAHULUAN
Komunikasi adalah proses penyampaian suatu pesan oleh seseorang kepada orang lain untuk memberitahu atau mengubah sikap, pendapat, atau perilaku, baik langsung secara lisan maupun tidak langsung secara tulisan melalui media (Onong, 2003;79).
Komunikasi adalah proses penyampaian informasi-informasi, pesan-pesan gagasan-gagasan atau pengertian-pengertian, dengan menggunakan lambang-lambang yang mengandung arti atau makna, baik secara verbal maupun nonverbal dari seseorang atau sekelompok orang kepada seseorang atau sekelompok orang lainnya dengan tujuan untuk mencapai saling pengertian dan/atau kesepakatan bersama.  Pada umumnya kalau kita berbicara di kalangan masyarakat, yang digunakan adalah media komunikasi tersebut.
Mading merupakan media massa di suatu sekolah. Majalah dinding adalah suatu media yang berperan sebagai sarana/tempat informasi tentang ilmu pengetahuan dari berbagai sumber yang isinya sangat beragam dan merupakan hasil kreativitas dari siswa, buah pemikiran guru maupun karya-karya kreatif dan informasi lainnya.
 Kreativitas merupakan kemampuan untuk mencipta daya cipta. (Menurut kamus besar bahasa Indonesia, http://pusatbahasa.diknas.go.id/kbbi/index.php) Majalah dinding diharapkan mampu memberikan informasi yang bermanfaat bagi siswa/i ataupun para guru dan pembaca, agar lebih mudah dan murah untuk memperoleh informasi yang mereka butuhkan. Majalah Dinding sangat penting bagi Siswa/I untuk merangsang kreativitas dan meningkatkan kemampuan menulis dan keinginan untuk membaca, karena tampilan Majalah Dinding yang dibuat se-menarik mungkin
Pada dasarnya banyak siswa yang memiliki potensi untuk menulis, hanya saja potensinya belum terasah karena tidak ada upaya untuk meningkatkan keterampilan mereka dan tidak ada media sebagai tempat untuk menyalurkan ide, gagasan dan kreativitasnya. Dengan kondisi yang demikian perlu ada upaya untuk meningkatkan kemampuan menulis bagi siswa dan sekaligus membangun budaya baca dan salah satu cara adalah dengan menerbitkan majalah dinding sebagai alat bantu pengajaran dan pembinaan yang diharapkan dapat merangsang kreativitas siswa.
Dengan keberadaan mading, berbagai informasi yang berkembang, bisa diinformasikan. Bahkan, bisa dijadikan media pembelajaran bagi guru. Misalnya, guru memberikan tugas kepada siswa melalui mading. Perkembangan IPTEK, mengenai atlet pelajar, tentang beasiswa, pengumuman kenaikan kelas, pengumuman murid terbaik, murid teladan, pramuka, puisi, sajak, artikel dan cerpen.
Adanya mading di sekolah ibarat api unggun yang tidak akan padam selama kreativitas masyarakat sekolah selalu ada. Kehadiran mading banyak memberikan informasi yang bermanfaat kepada siswa. Mading diharapkan supaya guru, siswa, karyawan dan lain-lain bisa mengetahui lebih cepat dan lebih luas tentang informasi yang ada di sekolah maupun informasi lainnya terutama informasi pendidikan.
Dari uraian diatas maka alasan saya menjalankan program kerja ini adalah supaya di SD Muhammadiyah 05 Rimbo Recap ada suatu media yang menghubungkan antara warga sekolah, dan melihat dari kondisi bahwa mading di SD Muhammadiyah 05 Rimbo Recap tidak ada dan juga siswa disana cukup kreatif dan meyambut baik program kerja saya, sehingga kemampuan dan kreatifitas siswa semakin meningkat.
Tujuan dari Kegiatan ini adalah memberi pengetahuan kepada Siswa SD Muhammadiyah 05 Rimbo Recap akan pentingnya sebuah media, dimana majalah dinding ini adalah sebuah media komunikasi massa tulis yang paling sederhana. Dimana dalam Pembuatan Majalah Dinding ini diharapkan para siswa dapat menyalurkan bakat serta hobinya yang dapat meningkatkan kreatifitas siswa serta dapat menumbuhkan minat baca siswa. Dengan membaca mading, diharapkan para siswa dapat mengetahui lebih cepat informasi internal dan eksternal tentang perkembangan dunia pendidikan. Selain itu, juga dapat menjadi jembatan informasi antara guru dengan siswa, guru dan kepala sekolah. Bahkan tidak tertutup kemungkinan, mading menjadi jembatan sekolah dengan masyarakat sekitar
Kegiatan pelatihan ini akan di laksanakan di SD Muhammadiyah 05 Rimbo Recap dengan mengambil kelompok sasaran siswa Kelas VI SD Muhammadiyah 05 Rimbo Recap.




BAB II
METODE PELAKSANAAN
Waktu dan Tempat
Kegiatan ini berlangsung dari tanggal 25-27 Juli s/d  1-3Agustus 2016 di Desa Rimbo Recap, Kecamatan Curup Selatan, Kabupaten Rejang Lebong.
Tahapan-tahapan kegiatan
-          Tahap Pertama
Dilakukan tahap Observasi dengan melakukan pengamatan langsung untuk memperoleh berbagai data dan informasi yang ada di Desa Rimbo Recap.
Waktu pelaksanaan     : 25 Juli 2016
-          Tahap Kedua
Penyampain Materi tentang Pengenalan dan definisi mading dan Pengenalan tentang penerbitan sekolah
Waktu pelaksanaan     : 26 Juli 2016
-          Tahap Ketiga
Penyampaian Manfaat majalah dinding yang dilakukan di SD MUHAMMADIYAH 05
Waktu pelaksanaan     : 27 Juli 2016
-          Tahap Keempat
Pengenalan Bentuk Fisik dan garis mading
Waktu pelaksanaan     : 1 Agustus 2016
-          Tahap Kelima
Pengenalan Layout majalah dinding
Waktu pelaksanaan     : 2 Agustus 2016
-          Tahap Keenam
Pembuatan majalah mading
Waktu pelaksanaan     : 3 Agustus 2016


PELAKSANAAN PROGRAM KERJA

No.
Topik Diskusi
Alokasi Waktu Kegiatan
Juli
(Minggu Ke )
Agustus
(Minggu Ke)
I
II
III
IV
I
II
II
IV
1
Pengenalan dan definisi mading








2
Pengenalan tentang penerbitan sekolah








3
Manfaat majalah dinding








4
Bentuk Fisik dan garis mading








5
Layout majalah dinding








6
Pembuatan majalah mading











BAB III
HASIL DAN PEMBAHASAN

Pengenalan dan Defenisi Majalah Dinding

                        Gambar 3.1 Penyampain Materi Pengenalan dan Defenisi Majalah Dinding


Pada pertemuan ini mencoba memperkenalkan Majalah dinding kepada siswa/I, menyampaikan defenisi Mading agar nantinya mereka mempunyai wawasan baru tentang majalah dinding.
Menurut kamus besar bahasa Indonesia, http://pusatbahasa.diknas.go.id/kbbi/index.php ; Mading merupakan media massa di suatu sekolah. Majalah dinding adalah suatu media yang berperan sebagai sarana/tempat informasi tentang ilmu pengetahuan dari berbagai sumber yang isinya sangat beragam dan merupakan hasil kreativitas dari siswa, buah pemikiran guru maupun karya-karya kreatif dan informasi lainnya. Kreativitas merupakan kemampuan untuk mencipta, daya cipta.
Dengan membaca mading, diharapkan para pelajar dapat mengetahui lebih cepat informasi internal dan eksternal tentang perkembangan dunia pendidikan. Fungsi mading sebagai media, juga dapat menjadi jembatan informasi antara guru dengan siswa, guru dan kepala sekolah. Bahkan tidak tertutup kemungkinan, mading menjadi jembatan sekolah dengan masyarakat sekitar
Pengenalan tentang penerbitan sekolah

Gambar 3.2 Penyampaian Materi tentang Pengenalan tentang penerbitan sekolah



Pada dasarnya komunikasi massa adalah komunikasi melalui media massa (media cetak dan elektronik). Sebab, pada awal perkembangannya, komunikasi massa berasal dari pengembangan kata media of mass communication (media komunikasi massa). Media massa apa? Media massa (atau saluran) yang dihasilkan oleh teknologi modern.
Penerbitan sekolah merupakan salah satu wadah penyaluran minat untuk mengasah potensi menulis, yang jelas jika kita adalah salah satu pengelola penerbitan sekolah, kita memiliki ruang yang lebih leluasa untuk mengembangkan kreativitas (Mulyoto, 2007: 1-2)
Penerbitan sekolah bisa bermacam-macam bentuknya, bisa berupa buletin, majalah, koran, tabloid bahkan majalah dinding. Masing-masing bentuk memiliki kelemahan dan kelebihan. Bentuk paling sederhana adalah majalah dinding, bentuk ini dapat dikatakan paling murah biayanya dan paling praktis pembuatannya.





Manfaat majalah dinding

Gambar 3.3 Penyampaian Materi Tentang Manfaat Majalah dinding

Majalah dinding yang ada di sekolah memberikan beberapa manfaat, yaitu :
1. Sebagai media komunikasi
Majalah dinding yang dipasang di sekolah merupakan media komunikasi yang termurah untuk menciptakan komunikasi antar warga sekolah. Melalui majalah dinding setiap warga sekolah dapat menuangkan gagasan dan idenya melalui berbagai macam ragam tulisan sehingga dapat dibaca oleh warga sekolah yang lain. Pemasangan majalah dinding merupakan komunikasi yang praktis mengingat bahan dan volume tulisan dapat diatur secara elastis, disesuaikan dengan tema dan kondisi atau keperluan yang aktual. Bila tema atau isu yang berkembang masalah lingkungan
hidup, sangat mungkin majalah dinding yang ada di sekolah akan lebih banyak didominasi oleh tulisan, gambar, puisi, cerpen dan lain-lain yang berisi tentang lingkungan hidup. Dengan adanya majalah dinding, bermacam informasi dapat disebarkan secara mudah ke seluruh wilayah sekolah tersebut dan akan banyak hal yang semula tidak diketahui akhirnya menjadi perbendaharaan pengetahuan, baik yang bersifat praktis maupun yang perlu perenungan.
2. Sebagai media kreativitas
Siswa sebagai anak muda tidak pernah sepi dan kaya dengan kreativitas, termasuk aktivitas ekpresi tulis. Melalui karya tulis pada majalah dinding dapat memberikan manfaat ganda, yaitu (a) dari sisi penulis, majalah dinding merupakan tempat untuk mencurahkan berbagai macam ide, beragam gagasan,pikiran,daya cipta bahkan fantasi yang mengiringi perkembangan jiwanya perlu penyaluran dan media untuk menuangkannya. Oleh sebab itu majalah dinding merupakan wadah kreativitas bagi siswa karena didukung oleh sifatnya yang mudah dilaksanakan dengan biaya yang murah, (b) dari sisi pembaca akan mendapatkan penyaluran yang berkaitan dengan keinginan, cita-cita, kecintaan, kerinduan, keprihatinan dan berbagai pikiran lain yang tidak dapat disalurkannya sendiri . Dengan membaca tulisan-tulisan teman atau orang lain, terlepaslah ia dari berbagai gejolak yang ada dalam dirinya. Majalah dinding dapat menjadi tuangan aspirasi diri bagi pembaca yang telah dituliskan oleh orang lain dan menjadi sarana bersama penulisnya untuk berpendapat tentang sesuatu, berkeinginan,berkomentar, berolok-olok, mengkritik serta masih banyak lagi yang lain.
3. Sebagai media untuk meningkatkan keterampilan menulis
Melalui majalah dinding, setiap siswa memiliki kesempatan yang sama untuk melatih diri dalam membuat tulisan. Kebiasaan dan keterampilan menulis tidak terjadi dalam seketika atau secara otomatis, melainkan terjadi melalui proses pembelajaran dan latihan. Siswa yang memiliki kebiasaan dan keterampilan menulis, cenderung memiliki wawasan dan cara berpikir yang sistematis, kritis dan analitis.
4. Sebagai media untuk membangun kebiasaan membaca
Jika majalah dinding dikemas dengan baik , akan dapat menarik perhatian siswa untuk melihat dan membacanya sehingga majalah dinding dapat dipakai sebagai satu media untuk meningkatkan kebiasaan membaca. Jika hal tersebut terjadi, maka majalah dinding tidak akan pernah sepi dari siswa-siswa yang akan membacanya dan terbuka peluang bagi siswa tidak hanya sekedar untuk membaca, namun dapatmenimbulkan insipirasi bagi siswa untuk menuangkan gagasan, ide dan kreativitasnyadalam majalah dinding. Dengan demikian siswa tidak hanya sebagai pembaca tetapi juga sebagai penulis.
5. Sebagai pengisi waktu
Majalah dinding dapat dimanfaatkan sebagai satu sarana oleh siswa untuk mengisi waktu luangnya, di saat ada jam-jam kosong atau pada saat istirahat dan selesai mengikuti semua pelajaran. Waktu-waktu luang dapat dimanfatkan oleh siswa dengan membaca berbagai macam tulisan yang dapat memperkaya pengetahuan dan wawasannya.
6. Sebagai media untuk melatih kecerdasan berpikir
Majalah dinding dapat membangkitkan gairah siswa untuk mencari bacaan lain lewat “ umpan “ yang disajikan dalam majalah dinding. Sangat mungkin sajian-sajian majalah dinding itu belum sepenuhnya memenuhi selera pembacanya. Hal ini akan menjadikan majalah dinding berperan sebagai perangsang bagi siswa untuk mencari bahan bacaan lain yang lebih lengkap. Kebiasaan membaca akan menambah pengetahuan siswa dalam berbagai bidang. Semakin banyak membaca, pengetahuan siswa akan bertambah dan secara tidak langsung akan menjadi pendorong bertambahnya kecerdasan siswa. Dengan demikian majalah dinding berperan sebagai “ terminal awal “ yang dapat menjembatani lahirnya pengetahuan, ketangkasan berpikir dan terbentuknya kecerdasan.
7. Sebagai media untuk melatih berorganisasi
Penyelenggaraan majalah dinding jelas merupakan kerja tim yang membutuhkan proses perencanaan, pengorganisasian dan pengawasan. Oleh sebab itu diperlukan suatu keterampilan untuk berorganisasi sebagai satu wadah untuk mencapai tujuan. Penyelenggaraan majalah dinding merupakan perwujudan kerja tim atau kerja kelompok yang perlu saling mematuhi kesepakatan, aturan yang telah ditetapkan, kedisiplinan diri dan kesungguhan bekerja. Ada tiga faktor pendukung dalam menyelenggarakan majalah dinding.





Bentuk Fisik majalah dinding

                        Gambar 3.4 Pengenalan Bentuk Fisik majalah dinding

Bentuk fisik majalah dinding biasanya berwujud triplek, partikel, karton maupun bentuk lain dengan ukuran yang bervariasi misalnya yang tergolong relatif besar adalah 120 cm X 240 cm. Bahan yang disajikan dalam majalah dinding dapat berwujud tulisan, gambar, atau kombinasi dari keduanya. Materi majalah dinding disusun secara variatif dan harmonis sehingga secara keseluruhan perwajahan majalah dinding tampak menarik dalam bentuk kolom-kolom, bermacam-macam hasil karya seperti lukisan, vinyet, teka-teki silang, karikatur, cerita bergambar, puisi, cerpen dan lain-lain
Majalah dinding merupakan ragam pers khusus yang dipakai di lingkungan sekolah. Isi yang disajikan tidak berbeda jauh dengan isi majalah sekolah yang lain. Garis besar majalah dinding menurut Widayati (1996) meliputi : (1) rubrik tajuk rencana atau editorial, (2) rubrik pemberitaan, (3) rubrik karya ilmiah atau featurue, (4) rubrik kreatif sastra, dan (5) rubrik umum




Layout majalah dinding

Gambar 3.5 Layout Mading
Agar penampilan mading yang kita suguhkan kepada pembaca selalu tampak menarik, tentu saja perlu kita poles dengan wajah yang cantik. Kita tata kolom demi kolom sedemikian rupa, agar menghasilkan tataletak yang cukup memikat. Dengan wajah dan tatanan yang cantik ini diharapkan anak-anak tidak cepat merasa bosan untuk terus membacanya. Sehingga kehadiran majalah dinding kita tak sia-sia. Majalah dinding kita mendapat tanggapan baik dari pembaca (anak-anak).
Keunikan Majalah Dinding yang tidak dimiliki oleh media lain, adalah dari segi pengaturan Layout Mading. Ada dua kali penataan layout Majalah Dinding;
pertama, perancangan ketika pengetikan (untuk yang dikerjakan dengan computer) atau penulisan (untuk yang ditulis dengan tangan).
Kedua, perancangan susunan di majalah Dinding. Ada 5 urutan kerja yang penting untuk diikuti:
1.      membuat sketsa penempelan tulisan-tulisan di makjalah dinding sebagai acuan utama perancangan dan penempelan.
Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan ketika membuat sketsa ini:
©      ukuran Majalah Dinding
©      ukuran Kertas
©      jumlah artikel yang hendak di tampilkan
©      gambar dan aksesoris lain
©      ruang kosong
2.      pengetikan, ukuran huruf, perpaduan antar lembaran
3.      pemilihan warna dan aksesoris
4.      penempelan yang cermat
5.      penempatan madding
©      ketinggian
©      pencahayaan
©      ruang baca (mampu memberikan kenyamanan tersindiri dalam membaca Majalah Dinding)







Pembuatan majalah mading

Gambar 3.6 Pembuatan majalah dinding

Gambar 3.7 Hasil Pembuatan Majalah Dinding oleh Siswa/I SD Muhammadiyah 05 Rimbo Recap

Gambar 3.8 Hasil Pembuatan Majalah Dinding oleh Siswa/I SD Muhammadiyah 05 Rimbo Recap


Alat dan Bahan yang diperlukan untuk membuat mading:
1.      Kertas Karton atau triplek
2.      Gunting
3.      Lem kertas atau Necis
4.      Pensil warna atau Spidol
5.      Lakban
6.      Penggaris
7.      Kertas origami
Mading sebenarnya bisa menjadi media yang sangat efektif dalam menyebarkan informasi jika kita memperhatikan aspek-aspek pengelolaannya dengan cermat untuk kemudian merancang sebuah pengelolaan yang professional. Mengingat keberadaan mading sekolah memiliki arti yang penting baik bagi siswa maupun guru, maka hendaknya mading sekolah dikelola secara baik agar tetap eksis. Dengan pengelolaan yang baik, diharapkan mading akan selalu dapat terbit pada waktunya dengan tema-tema dan tampilan-tampilan yang menarik.



BAB IV
PENUTUP
Kesimpulan
Dari kegiatan yang telah dilakukan tentang Pelatihan Pembuatan Majalah Dinding untuk meningkatkan Kreatifitas Minat Baca di SD Muhammadiyah 05 Rimbo Recap dapat saya simpulkan bahwa siswa/I menjadi semakin kreatif dan kemampuan menulis serta bakat mereka dapat tersalur melalui pembuatan majalah dinding ini dan minat baca siswa juga meningkat.
Saran
Sebaiknya kegiatan Pembuatan Majalah Dinding ini tetap dilakukan supaya kemampuan siswa/I SD Muhammadiyah 05 Rimbo Recap semakin terasah dan mading juga dapat dimanfaat kan sebagai media Komunikasi disekolah baik itu antar sesama siswa maupun sesame guru atauun siswa dengan guru.


DAFTAR PUSTAKA
Widyastuti, Amalia. 2011 Majalah dinding dan tindakan berkreasi (studi korelasional pengaruh
majalah dinding terhadap tindakan berkreasi siswa di smp negeri 9 medan) Skripsi tidak dipublikasikan. Medan. UNIMED MEDAN
 (Kamus Besar Bahasa Indonesia, http://pusatbahasa.diknas.go.id/kbbi/index.php).
 http://madingsekolahku.blogspot.com/2009/12/manfaat-majalah-dinding.html
Lembaga Pengabdian Pada Masyarakat Universitas Bengkulu Kuliah Kerja Nyata (Kukerta) Universitas Bengkulu ke 70 tahun 2013. Universitas Bengkulu