Jumat, 23 Oktober 2015



Persiapan UKM-KMK UNIB Menyambut Natal 2015
BENGKULU- Kerohanian Mahasiswa Kristen Universitas Bengkulu sangat antusias untuk menyambut hari besar bagi Agama Kristen yaitu Hari Natal yang akan dilaksanakan 25 Desember 2015 mendatang.
Hal ini terlihat dilakukannya pemilihan Ketua Panitia Natal pada minggu lalu Jumat, 16 Oktober 2015 yang berlangsung di Sekretariat KMK dan di hadiri oleh 60 orang dan akhirnya terpilih saudara BUNTORA LUMBAN GAOL sebagai KetuaPanitia Natal 215.
Sudah banyak kegiatan – kegiatan yang sudah dilakukan oleh UKM – KMK UNIB ini diantaranya Penyambutan MAhasiswa Baru yang dinamakan Hari Kasih dan Iman, Training Worship Leader, Ibadah Padang, Doa Rutin KMK, dan Salah satunya adalah Natal Kerohanian Mahasiswa Kristen UNIB.
Natal tahun ini berbeda dengan natal tahun lalu, pada natal tahun ini kita lebih menfokuskan acara yang dapat menyentuh hati setiap orang yang menghadiri Natal itu serta menjadikan Natal itu menjadi suatu Berkat agar Damai Natal itu hadir di hati kita semua ujar Pembina KMK Pak Barnabas Sembiring.
Selain itu antusias mahasiswa baru 2015 dalam kepanitiaan ini terlihat jelas dengan bergabungnya mereka dan turut ambil bagian untuk menyukseskan Natal tahun ini.
Saya berharap natal tahun ini tidak hanya sekedar perayaan natal saja tetapi natal tahun ini harus menjadi suatu natal yang dapat mempersatukan kita dan kita dapat merasakan Damainya Natal, tahun ini kami mengusung themayaitu “NATAL KLASIK” ujar KetuaUum KMK Alexsander Silalahi.


Kemarau Panjang, Bengkulu Krisis Air 
BENGKULU- Kemarau panjang sudah sangat berdampak di Provinsi Bengkulu terkhususnya di daerah Jl.WR.Supratman Unib belakang. Akibat kemarau panjang mengakibatkan kekurangan air di daerah ini serta sulitnya untuk mendapatkn air bersih selain itu disertai juga dengan angin kencang dan gelombang laut.
Kekeringan yang terjadi di wilayah ini sangat jelas dirasakan warga setempat. Sudah beberapa kali saya menggali sumur bor tetapi tetap juga susah untuk mendapatkan sumber air, terkadang sudah dapat tetapi airnya masih sangat keruh sehingga harus di galih ujar Pak Salamun.
Menurutnya penggunaan air sehari-hari harus kita hemat supaya kebutuhan air setiap hari tercukupi.Tak hanya kekurangan air wilayah ini juga sering padam listrik, selain itu debu juga banyak beterbangan serta cuaca yang semakin panas.Kami terpaksa menumpang di kost-an kawan yang cukup airnya hanya untuk sekeda rmandi kata Lia mahasiswaUnib.
Selain dari dampak kemarau panjang, dampak kabut asap juga masih terasa dikawasan Bengkulu. Jarak pandang di pagi hari masih 2-4 kilometer dan pada siang hari 6-8 kilometer.