BENGKULU-
Kemarau panjang sudah sangat berdampak di Provinsi Bengkulu terkhususnya di daerah
Jl.WR.Supratman Unib belakang. Akibat kemarau panjang mengakibatkan kekurangan
air di daerah ini serta sulitnya untuk mendapatkn air bersih selain itu disertai
juga dengan angin kencang dan gelombang laut.
Kekeringan
yang terjadi di wilayah ini sangat jelas dirasakan warga setempat. Sudah beberapa
kali saya menggali sumur bor tetapi tetap juga susah untuk mendapatkan sumber
air, terkadang sudah dapat tetapi airnya masih sangat keruh sehingga harus di galih
ujar Pak Salamun.
Menurutnya
penggunaan air sehari-hari harus kita hemat supaya kebutuhan air setiap hari tercukupi.Tak
hanya kekurangan air wilayah ini juga sering padam listrik, selain itu debu juga
banyak beterbangan serta cuaca yang semakin panas.Kami terpaksa menumpang di kost-an
kawan yang cukup airnya hanya untuk sekeda rmandi kata Lia mahasiswaUnib.
Selain
dari dampak kemarau panjang, dampak kabut asap juga masih terasa dikawasan
Bengkulu. Jarak pandang di pagi hari masih 2-4 kilometer dan pada siang hari
6-8 kilometer.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar